pada roda yang berputar
menghindari lubang dijalan
bersabar pada tanjakan
dan berhenti untuk menjeputmu
pada matahari yang memberi arah
namun sesekali amarah
dan memberi merah
pada wajah
kamu yang putih
biarlah
semua benda menjatuhkan dirinya
dan jangan kau tahan
sebab tujuan mereka
adalah menghancurkan diri sendiri
piring pecah
jagung bakar
dan aroma yang menguap
tak bisakah kau duduk disampingku,
menikmati kehilangan-kehilangan?
atau sekedar bersandar
dan memohon untuk keheningan.
Tampilkan postingan dengan label puisi?. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi?. Tampilkan semua postingan
Rabu, 15 Februari 2017
Kamis, 02 Februari 2017
Taruhan Pagi Hari
ketika sesuatu menggurutu
di dalam perutmu
dan akan keluar melalui anus
tidak dapat kau tebak
:angin atau cairan.
>.<
di dalam perutmu
dan akan keluar melalui anus
tidak dapat kau tebak
:angin atau cairan.
>.<
Minggu, 17 Juli 2016
Liebesleid
Suatu hari aku akan menghilang,
dan kau tak akan ku kenal lagi
Untuk apa?
Untuk lahir kembali.
Kenapa? Kau memilih langit.
Mungkin itu jawabannya.
: seperti langit, sulit di pahami.
dan kau tak akan ku kenal lagi
Untuk apa?
Untuk lahir kembali.
Kenapa? Kau memilih langit.
Mungkin itu jawabannya.
: seperti langit, sulit di pahami.
Senin, 04 Juli 2016
Hal-hal Melankoli
dingin tak tertahankan pagi itu dan angin pertama bulan Juli. separuh suara burung mengisi kesunyian. Arwah-arwah menunggu di sebuah ruang, mencari sisa-sisa kesedihan tadi malam. Bunga-bunga, rumput, dan pohon rela begitu saja. Jatuh begitu saja. Semuanya abu-abu.
Akhir-akhir ini aku menyukai beberapa kesedihan, juga kegagalan. misal, cinta yang tertinggal di desa dan hendak dilupakan di kota: larut dalam kesibukan dan kemacetan, atau kegalauan yang sengaja disimpan untuk dihabiskan hari ini: tak ada yang sia-sia.
Aku sibuk sekali mencari kesedihan. Aku mencarinya di film, buku-buku, musik, atau malam, atau kamu. Tak banyak yang ku dapat karena ibu juga memintanya sebagian.
Tuhan, pagi ini,
berilah aku kesedihan
yang banyak.
aamiin
Akhir-akhir ini aku menyukai beberapa kesedihan, juga kegagalan. misal, cinta yang tertinggal di desa dan hendak dilupakan di kota: larut dalam kesibukan dan kemacetan, atau kegalauan yang sengaja disimpan untuk dihabiskan hari ini: tak ada yang sia-sia.
Aku sibuk sekali mencari kesedihan. Aku mencarinya di film, buku-buku, musik, atau malam, atau kamu. Tak banyak yang ku dapat karena ibu juga memintanya sebagian.
Tuhan, pagi ini,
berilah aku kesedihan
yang banyak.
aamiin
Langganan:
Postingan (Atom)