Selasa, 17 Oktober 2017

Kota Rantau

/...
bacaan menumpuk,
tugas-tugas mendekati batas,
dan pikiran-pikiran yang tak bisa menguap.

hari, 
hampir bersilih

/1
anak awan itu sedang menahan kelabu
sejak ibu mengenalkan rindu kepadanya
tetapi lupa mengenalkan sabar

ia menjadi kesendirian
tanpa doa-doa
 
/2
segala yang berumur belasan
mulai berkelana

pohon menyamar menjadi kursi, meja,
atau buku, atau sesuatu
yang dapat mendekatimu
yang berbicara 
tentang kamu yang lain

/...



Selasa, 01 Agustus 2017

Selamat datang tetapi, kami sedang tutup.

kenapa, suara tanpa nada tanya

kata-kata di sini telah capek menjual dirinya
dan tak bisa melayani mu
mereka membosankan, bukan?

aku tahu, seluruh kata di sini
berhenti bekerja setelah menemukan kekosongan

sudahlah,
tak ada kata-kata yang mampu menghalangimu dari bunuh diri
atau bertindak seperti menyerah
ah, lihatlah, mereka bahkan mencari tali untuk menggantung diri mereka
lucu, bukan?

kamu kecewa?
ah, kamu memang rapuh
seperti kata-kata di sini.

tapi aku mau di sini, katamu

baiklah, kamu sekarang adalah 'pulang'
selamat bekerja!

Minggu, 16 Juli 2017

Film-film Jepang

Geladi, 2017

ada hal yang selalu sulit diputuskan ketika mempunyai jaringan internet yang kencang dalam waktu yang terbatas: sesuatu apa yang tepat untuk di download? Salah satunya mungkin berpikir: Film!

Tapi kau tahu, film juga sangat beragam dan banyak macamnya. Ketika memutuskan untuk menonton sebuah film, bisa juga sebenarnya film adalah cara mencari jawaban dari dalam diri kita, baik untuk menemukan atau meyakinkan diri. Tak banyak yang mencari film yang sesuai dengan kepribadiannya, tentu saja tidak semua seperti itu. Tetapi film yang 'kurang ajar' selalu memberikan kita pertanyaan kembali di akhirnya.

Ya, saya memulai dengan kata kunci: 'Film Seperti Little Forest'. Akhirnya saya menemukan sebuah blog yang berisi list rekomendasi dari setiap genre (umumnya romance sih, yah karena mungkin penulisnya cewek? Gomennasai!). Kalian boleh melihatnya: sini. Arigatou kepada penulisnya.

Entah, saya menyukai film-film Asia. Akrab saja di mataku. Tapi, khusus film Jepang, hanya masalah selera, sepertinya saya lebih suka tone film yang ia bawakan. 

Warna-warnanya dan tone filmnya yang melankoli cocok dengan mataku. Liatlah bagaimana film The Liar and His Lover, Tomorrow, I Will Date With Yesterday's You, dan sebagian. Hubungun manusianya juga. Ide ceritanya sering menarik, terkadang aneh(?). Masalah yang ditawarkan adalah masalah sederhana yang mungkin perlu dipertanyakan ulang. Terlalu dalam dan sering idealis. Suka mempertanyakan dan menjadi dilema. Sinematografinya juga bagus. Sangat bagus. Dialeknya menarik. Budayanya. Ah, banyak lagi.

Saya belum ada membaca referensi sejarah perkembangan film di Jepang. Ini hanya pendapat pribadi saja. hahaha.

Sayonala~